Pemanas pengering, komponen inti dari sistem pemanas pengering listrik, bertanggung jawab untuk menghasilkan panas yang diperlukan untuk menguapkan kelembapan dari pakaian basah. Berbeda dengan pengering gas yang menggunakan burner dan katup gas, pengering listrik mengandalkan pemanas pengering—biasanya terbuat dari kawat nikel-kromium (paduan nikel dan kromium) yang dililitkan pada isolator keramik tahan panas. Desain ini memungkinkan pemanas bertahan pada suhu hingga 1.200°F (649°C) sekaligus mengubah energi listrik menjadi panas secara efisien. Pemanas pengering beroperasi pada daya 240V (standar untuk sebagian besar pengering listrik), karena tegangan yang lebih tinggi memungkinkan produksi panas lebih cepat tanpa arus yang berlebihan. Masalah umum yang mempengaruhi pemanas pengering termasuk terbakar (disebabkan oleh penumpukan serabut yang menghambat aliran udara, menyebabkan panas berlebih dan kabel putus), korosi (jarang terjadi tetapi mungkin disebabkan oleh kebocoran air), dan korsleting (akibat kabel yang rusak). Tanda-tanda pemanas pengering rusak termasuk pakaian membutuhkan waktu terlalu lama untuk kering, tidak ada panas sama sekali, atau pengering mati secara tak terduga (dipicu oleh komponen keselamatan seperti sekering termal). Untuk memelihara pemanas pengering, membersihkan secara rutin saringan serabut, ventilasi buangan, dan ruang pemanas sangatlah penting—penumpukan serabut menjadi penyebab utama kegagalan pemanas secara dini. Saat mengganti pemanas pengering, penting untuk memilih suku cadang yang sesuai dengan merek dan model pengering (misalnya Whirlpool, GE) agar kompatibel dengan tegangan, watt, dan dimensi fisiknya; menggunakan pemanas yang tidak kompatibel dapat menyebabkan bahaya listrik atau kerusakan pada komponen pengering lainnya.